Kamis, 17 Desember 2015

Communication skiil theory



Communication skill theory
(keterampilan komunikasi )

Keterampilan komunikasi hanya menyangkut kemampuan atau kualitas kinerja komunikatif seseorang.  Sama seeperti orang bermain catur, mengemudi, dan orang menari mencerminkan tingkat tertentu kemahiran, begitu juga melakukan kegiatan komunikasi. Keterampilan komunikasi adalah salah satu yang paling ektensif dan intensif yang mempelajari semua aspek prilaku manuisa yang melampaui persuasive dan pengaruh social  dalam aspek prilaku verbal maupun non verbal.

Teori ini di bagi menjadi 2 :
1 1.     Teori  keterampilan akuisisi
Karena keterampilan yang diperoleh dari waktu ke waktu, banyak penelitian telah difokuskan pada  pemahaman  proses yang mendasari pengembangan keterampilan. Penelitian ini menunjukan bahwa akuiisi  keterampilan biasanyan prosesnya bertahap .

Proses  akuisis keterampilan ditandai dengan sejumlah perubahan prilaku dan kognitif :  
   1.  Menjadi lebih cepat atau lebih lancar

 2. Membuat kesalahan lebih sedikit 
    3.  Mengalami penurunan beban kognitif, dan 
    4.   Menjadi lebih fleksibel dan adaptif.
contoh : seperti seseorang yang ingin maju dalam ujian lisan, dimana ia memahami materi tersebut, dan ketika ia maju ia menjelaskan materinya beda dari apa yang dia pelajari.



2.  Teori kinerja terampil

Terlepas dari kenyataan bahwa telah begitu banyak dipe;ajari dan dibahas, ada sejumlah perspektif teoritis yang berbeda tentang apa keterampilan komunikasi benar-benar  diperlukan. Perspektif muncul dari fakta bahwa sifat atau karakteristik dari sampel yang di berikan prilaku dapat dikodekan pada berbagai  tingkat abstraksi.. 
sebagai contoh , penilai mungkin menilai seseorang adalah “ ramah” atau tidak.
Komunikasi yang kompeten ditandai dengan, 
        a.Efektifita
     b.Kesesuiaan, artinya komunikator  yang kompeten mampu mencapai tujuannya sementara juga bertindak dengn cara yang tepat secara social.